Sulit memahami diri sendiri
Mengungkap kesedihan dengan tangis
Mengungkap kebahagiaan dengan tawa
Tetapi keduanya meneteskan air mata

Menurutku cinta adalah jawaban akhir dari segalanya
Tapi bagiku, penolakan bukan hukuman mati bagiku
itu hanyalah seperti kebangkitan setelah mati
Mengawali hidup dengan rasa sakit, menjalani hidup dengan rasa sakit,
dan mengakhiri hidup dengan rasa sakit

Mengawali cinta dengan harapan, menjalani cinta dengan kekhawatiran,
dan mengakhiri cinta dengan kekecewaan
Jika awal cinta indah mengapa tidak pada awal dan akhir ceritanya ?
kesedihan didalamnya pun indah jika benar-benar mencintai
karena kesunyiaan dan kegelapan takkan pernah ada akhirnya

Kau yang jauh dari cinta membeku seperti salju
dan aku yang terlalu dekat dengan cinta akan menangis seperti awan

Jika enggan untuk bicara
Diam akan kata lebih dari maksudku
Jika kau keliru karna aku
Anggaplah aku tak pernah berkata
Jika masih sulit untuk percaya, pejamkan matamu

Aku hanya bercermin padamu
Dan belum pernah siap untuk pergi darimu
Walau aku terus menunggu dan menunggumu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s